Batam, Jalurlangitnews.com – Polisi menyelidiki kasus dugaan keracunan massal yang dialami ratusan anak di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Insiden ini diduga terjadi setelah para korban mengonsumsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Untuk mengungkap penyebab pasti keracunan massal di Anambas tersebut, sampel makanan telah dikirim ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna dilakukan uji laboratorium.
Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, mengatakan proses penyelidikan saat ini berada di bawah kendali langsung Kapolda Kepulauan Riau. Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, termasuk ahli gizi untuk memperkuat analisis.
“Proses penyelidikan sudah dikendalikan oleh bapak Kapolda. Kami telah meminta keterangan dari beberapa pihak, termasuk saran dari ahli gizi,” ujar Nona, Jumat (17/04/2026).
Berdasarkan data sementara, sebanyak 151 anak menjadi korban dalam insiden dugaan keracunan makanan tersebut. Rinciannya, 110 anak dirawat di RSUD Palmatak dan 41 lainnya mendapat penanganan di Puskesmas Siantan Tengah.
“Total ada 151 anak yang dirawat di RSUD Palmatak dan Puskesmas Siantan Tengah,” jelasnya.
Mayoritas korban mengalami gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan MBG. Mereka kemudian segera dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis.
Lebih lanjut, Nona menyampaikan bahwa penetapan tersangka dalam kasus keracunan massal di Anambas ini akan dilakukan setelah hasil uji laboratorium dari BPOM keluar. Langkah hukum selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan tim kepolisian.
“Penetapan tersangka kemungkinan dilakukan setelah hasil dari BPOM keluar dan proses penyelidikan selesai,” katanya.
Para korban diketahui merupakan siswa dari sejumlah sekolah, di antaranya TK dan PAUD Air Nangak, SMP Air Nangak, SD Air Asuk, serta SMP Air Asuk. Seluruhnya menerima Makanan Bergizi Gratis dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Asuk.
Akibat kejadian tersebut, dapur SPPG Air Asuk ditutup sementara hingga hasil pemeriksaan awal selesai dilakukan.

